Aksi Sosial

Mari Dukung Praktek Bisnis Berbasis Lingkungan

Keberadaan bisnis berbasis lingkungan sebaiknya menjadi salah satu hal yang perlu didukung oleh pemerintah. Tidak hanya oleh pemerintah namun juga oleh seluruh masyarakat di indonesia karena memang bisnis dengan basis sosial ini memiliki tujuan baik untuk kehidupan sosial itu sendiri. Hal ini akan berbeda dengan bisnis dengan basis hanya mendapatkan dan meraih keuntungan saja. Kalau hanya berbasis pada keuntungan finansial saja, maka sebaiknya ini tidak begitu dipertahankan dan tidak terlalu didukung karena hanya menguntungkan orang-orang yang menjadi pemilik modal saja. Sementara mengenai kebermanfaatan untuk aksi sosial tidak begitu signifikan, berbeda dengan bisnis dengan basis sosial.

Praktek bisnis sosial ini kini memang cukup banyak bermunculan sebagai salah satu bisnis yang berada di tengah-tengah masyarakat. Ini mungkin bisa menjadi salah satu bisnis yang kebanyakan dalam level menengah kebawah bukan dalam pilihan bisnis level atas. Namun meski ini merupakan bisnis dengan level menengah kebawah, kebermanfaatan dari bisnis ini cukup banyak dibanding dengan yang dibangun oleh perusahaan-perusahaan formal. Dengan adanya bisnis dengan konsep sosial ini, setidaknya ada banyak hal yang bisa diberikan kepada masyarakat sosial dimana perusahaan atau bisnis itu berada.

Patut Didukung karena Punya Tujuan Sosial

Segala sesuatu yang memiliki tujuan sosial pastinya akan sangat patut untuk untuk didukung. Kenapa begitu? Jelas kita adalah mahluk sosial yang kemudian seharusnya apa yang dijalankan dalam bisnis adalah bukan semata-mata untuk memberikan keuntungan laba dan penghasilan pada diri sendiri saja namun juga harus bisa memberikan keuntungan besar untuk masyarakat luas. Jika ada banyak yang merasakan dampak dari perusahaan yang ada ditengah-tengah mereka apalagi jika bisnis itu adalah berbhasis sosial, maka akan ada banyak masyarakat yang senang juga akan keberadaan bisnis tersebut karena mereka juga bisa dapat banyak untungnya.

Masyarakat Adalah Bagian dari Bisnis atau Perusahaan

Dalam bisnis sosial, masyarakat sebetulnya menjadi bagian penting dari perusahaan atau keberlangsungan perusahaan itu. Kalau memang tidak ada masyarakat, maka akan ada banyak hal yang tidak bisa dilakukan. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa masyarakat adalah bagian penting yang memajukan perusahaan tersebut. Masyarakat yang menyediakan bahan baku, yang mengerjakan, dan bahkan masyarakat juga bisa menjadi pembeli atau konsumen dari produk yang dihasilkan. Keberlangsungan ini adalah sebagai salah satu siklus yang terjadi di masyarakat yang mana masyarakat sosial bisa merasakan apa yang diinginkan oleh apa yang disediakan oleh pihak pemilih perusahaan atau pabrik.

Dengan adanya praktek bisnis yang seperti itu di lingkungan sekitar kita, maka akan sangat bagus untuk terus diberdayakan karena dengan begitu, maka akan ada banyak sekali hal yang mendapatkan keuntungannya. Keuntungan bukan hanya di pemegang saham atau pemilih perusahaan bisnis itu saja, namun masyarakat juga akan mendapatkan manfaatnya.

Letak Perbedaan Bisnis Berbasis Sosial dengan yang Biasa

Kini setidaknya ada dua jenis praktek bisnis yang dijalankan yakni bisnis kafitalis dengan bisnis sosialis. Jika bisnis kafitalis, yang diandalkan adalah bagaimana caranya mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya dengan modal yang sekecil-kecilnya. Sementara dalam bisnis berbasis sosial, tujuannya tidak hanya mendapatkan penghasilan saja, namun juga ingin agar bisnis yang dijalankan bisa bermanfaat banyak bagi banyak orang khususnya masyarakat sosial. Sebagian besar mereka memang percaya kalau mereka bisa bermanfaat, maka mereka akan mendapatkan imbalan yang lebih besar dari banyak hal tenetunya. Kemudian kini banyak juga bisnis kafitalis yang mencoba menerapkan sistem tambahan basis sosial juga.

Bagi sebagian orang khususnya yang baru akan membangun sebuah bisnis, mungkin mereka masih bingung konsep manakah yang akan mereka pilih. Hanya saja sebelum memilih salah satunya, ada baiknya coba anda pahami dengan baik apa sebetulnya yang menjadi titik perbedaan antara bisnis kafitalis dengan bisnis berbasis sosial ini. Agar lebih jelas, berikut ini ada beberapa hal yang kiranya bisa menjadi pembeda:

Perbedaan Tujuan Bisnis

Hal yang menjadi pembeda dari kedua kenis bisnis tersebut salah satunya bisa dilihat dari segi tujuan bisnis. Jika tujuan dari bisnis kafitalis hanya mengedepankan kebutuhan serta kepentingan perusahaan saja, berbeda dengan tujuan bisnis berbasis sosial. Tujuan bisnis kafital biasanya sebagaimana disebutkan diatas bahwa yang menjadi tujuan utama mereka adalah bagaimana caranya mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya untuk perusahaan dan para pemilik modal. Sementara bisnis sosial, sesuai dengan namanya, tujuan utama dari bisnis ini adalah tujuan sosial. Artinya apa yang mereka dapatkan dan lakukan dalam semua tahapan dan proses selama ini adalah untuk diinvestasikan dalam tujuan sosial kembali.

Punya Target Jangka Panjang

Biasanya bisnis sosial ini dibangun diatas masalah dan juga aktivitas sosial yang tidak ada hentinya atau terus berlanjut. Biasanya ini merupakan salah satu bisnis yang berlaku sepanjang masa selama memang masyarakat masih mengolah dan menjalankan beberapa aktivitasnya. Misalnya bisnis sosial pengolahan sampah; tentu pengolahan sampah akan terus berlaku dan terus bertahan sampai kapanpun karena sampah adalah salah satu hal yang diproduksi oleh manusia setiap harinya. Artinya bisnis sosial seperti pengolahan sampai ini menjadi bisnis yang provident dimana bisa bertahan dalam jangka waktu lama karena tujuan utamanya adalah kesejahteraan sosial.

Kini, kita mengenal ada banyak bisnis sosial yang muncul. Tentunya hal ini harus bisa menjadi kesempatan kita ambil bagian untuk mendirikan dalam bisang bisnis seperti itu. Itu karena ada banyak keuntungan lebih yang bisa didapatkan dibanding dengan bisnis yang hanya fokus pada memperkaya diri saja. Dengan bisnis berbasis aksi sosial, kita bisa menemukan ada banyak sekali hal yang bisa kita dapatkan begitupun kebermanfaatan yang bisa didapatkan masyarakat sosial.

Bisnis Berbasis Sosial: Upaya Mengatasi Masalah Pengangguran

Salah satu keuntungan dan tujuan dari bisnis berbasis sosial adalah untuk mengatasi pengangguran. Sebagaimana kita tahu bahwa pengangguran di indonesia cukup banyak sekali dan belum mampu diatasi dengan keberadaan bisnis-bisnis yang berbasis kafitalis. Keberadaan bisnis kafitalis biasanya menghendaki para pegawainya yang konmpeten saja sementara kalangan masyarakat yang tidak kompeten dan tidak memenuhi kriteria dan kualifikasi tertentu biasanya tidak bisa dan tidak diperbolehkan untuk mendaftar dalam pekerjaan tersebut. Nah, maka dari itu kemudian diperlukan dan dibutuhkan solusi baru untuk memberdayakan para pengangguran dengan kualifikasi yang tidak sesuai dengan yang diminta kafitalis selama ini.

Ada banyak orang yang telah terbantu dengan adanya bisnis sosial ini dimana diantaranya bisa memberikan peluang usaha dan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Hal ini tentunya menjadi salah satu solusi yang harus didukung dan dikembangkan agar tidak ada lagi banyak pengangguran yang ada di indonesia. Pengangguran adalah hal yang cukup menyeramkan dan sebaiknya harus bisa segera diatasi sampai akhirnya memang ini akan memberikan upaya lain yang sangat bagus nantinya untuk coba dilakukan. Dalam hal prosedur dari bisnis aksi sosial ini, kiranya ada beberapa poin penting yang menjadikan pola bisnis ini sangat cocok untuk mengatasi pengangguran.

Bisnis Sosial Tak Menghendaki Syarat Berat

Agar bisa diterima dan masuk pada perusahaan berbasis sosial biasanya tidak menghendaki syarat penerimaan yang terlalu ketat. Ya, ini pastinya akan sangat cocok untuk pengangguran yang tidak memiliki kualifikasi dari apa yang selama ini sering diminta oleh perusahaan berbasis kafitalis. Syarat yang ditentukan dalam perusahaan berbasis sosial biasanya hanya menghendaki syarat biasa saja yang memang dianggap lebih ringan dan bisa diaplikasikan oleh siapa saja. Kalau anda memang ingin membuka bisnis basis sosial, maka pemberdayaan yang menjadi ciri khas.

Solusi Tepat Memberdayakan Pengangguran

Keberadaan dari bisnis basis sosial ini sebetulnya bisa menjadi solusi yang tepat dan pas untuk memberdayakan para pengangguran dengan kompetisi operasional. Merek bisa dijadikan pekerja yang memang bisa dipekerja hanya saja levelnya biasanya ada dalam level operasional. Sementara untuk posisi managerial, posisi itu ditempati oleh orang-orang yang memang berkompeten dan memenuhi syarat tertentu yang lebih tinggi yang ditetapkan sebelumnya. Dalam hal ini, kita bisa menemukan dua posisi yang berbeda, namun posisi operasional adalah yang paling penting karena ini yang akan berperan besar dalam menurunkan tingkat pengangguran.

Pengangguran menjadi salah satu masalah yang sangat besar di negeri ini. Jika hanya mengandalkan bisnis formal saja, tentu belum bisa menghasilkan pengurangan pengangguran yang signifikan. Dengan demikian, kita butuh beberapa hal yang memang bisa memberdayakan para pengangguran tersebut khususnya mereka yang tidak memiliki kualifikasi tinggi sebagaimana diminta perusahaan-perusahaan formal.

 

Sedekah, Modal Utama Bisnis Berbasis Sosial

Salah satu kekuatan yang menjadi modal utama dari bisnis dengan basis aksi sosial adalah sedekah. Sedekah ini adalah sebagai salah satu bentuk kepedulian yang doberikan oleh perusahaan terhadap orang-orang sekitarnya yang membutuhkan. Dengan adanya kepedulian ini, maka ini akan menjadi salah satu cara yang bisa membuat kehidupan masyarakat mendapatkan pemerataan. Tidak hanya satu golongan yakni pemilik modal saja yang mendapatkan keuntungan besar dan kemudian semakin besar tapi juga akan didapatkan oleh masyarakat sekitar meski memang bukan dalam jumlah besar. Akan tetapi setidaknya memang ini akan membantu mewujudkan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh indonesia.

Jika kita amati, kekuatan utama dari sedekah ini adalah kebermanfaatan bagi banyak orang di sekitar kita. Jika memang ada banyak manfaat yang bisa ditebar, maka selanjutnya kebaikan juga yang akhirnya bisa memberikan kita banyak kelebihan dan keuntungan besar itu. Kalau anda memang ingin mendapatkan keuntungan besar dalam bisnis, hal pertama yang harus dilakukan adalah bagaimana kita membuat bisnis kita bermanfaat. Jika bisa bermanfaat, maka itu artinya bisnis kita bisa bertahan lama dan sangat mungkin juga untuk terus maju dan berkembang. Hal itu bukan bukan hanya teori melainkan sudah banyak dibuktikan oleh banyak orang.

Hebatnya Kekuatan Berbagi

Kekuatan berbagi menjadi salah satu hal yang sangat gencar saat ini dilakukan oleh banyak perusahaan, pembisnis bahkan oleh pengusaha secara personal. Kenapa mereka mau menggunakan pola berbagi dalam bisnis mereka? Kalau memang belum terbukti, tentu sangat terbatas orang yang mau menerapkannya. Semua itu terjadi karena memang ada banyak bukti yang menunjukan bahwa bisnis dengan modal berbagi ini telah menjadi salah satu strategi dan teknik untuk mendapatkan keuntungan melimpah dan mendapatkan bisnis menjadi berkembang dan maju. Hal itu disamping tujuan utama yakni sebagai salah satu bentuk ibadah kepada tuhan.

Berbagi Memunculkan Doa

Saat kita atau perusahaan melakukan sedekah atau berbagi pada orang yang membutuhkan, maka ini sebetulnya akan sangat mungkin untuk menghadirkan doa dari pihak yang diberikan sedekah itu. Dalam agama apapun, kekuatan doa memang sangat luar biasa apalagi jika doa itu muncul atau datang dari orang-orang yang lemah dan berterima kasih atas apa yang diberikan orang si pemberi. Nah, dalam bisnis dengan mengedepankan sedekah sebagai modal bisnisnya juga mendapatkan doa-doa seperti itu yang kemudian menjadi kekuatan untuk perusahaan atau si pemberi sedekah untuk bisa lebih maju lagi.

Jelas, bahwa sedekah atau berbagi dengan sesama terutama orang yang membutuhkan menjadi salah satu modal utama bagi perusahaan atau pelaku bisnis yang percaya akan kekuatan peran sosial masyarakat untuk bisnis mereka. Dengan sedekah, secara riil memang malah membuat rugi karena ada harta yang diberikan, namun secara kasat mata akan ada hasil yang besar yang bisa didapatkan oleh perusahaan.

Kemaslahatan; Tujuan Utama dari Bisnis Berbasis Sosial

Pola dan tujuan bisnis masa kini sebaiknya diatur sedemikian rupa agar jangan hanya memberikan keuntungan bagi para pemilik modal saja namun bisa bermanfaat bagi banyak orang juga. Hubungan bisnis dan masyarakat harus selalu berhubungan erat karena memang saling membutuhkan. Bahkan bisnis bukan hanya masalah untung dan rugi namun tentang bermanfaat atau tidak untuk masyarakat sosial yang ada di sekitarnya. Konsep ini sebaiknya menjadi salah satu pola bisnis yang harus dipegang teguh oleh setiap perusahaan atau pebisnis.  Dengan memegang pola bisnis seperti itu, maka kemudian diharapkan hal itu bisa memberikan kemaslahatan dan kesejahteraan sosial.

Bagi yang saat ini sedang memikirkan untuk membuka bisnis baru atau ingin mencoba bisnis dengan pola yang berbeda, maka tema bisnis berbasis sosial bisa menjadi pilihan yang cocok untuk dipilih. Pasalnya dengan konsep bisnis ini, akan ada banyak kebermanfaatan yang bisa kita berikan kepada masayarakat dan penduduk sekitar. Namun memang kita harus paham akan pola dan aturannya secara mendalam baik dari teori perusahaan maupun dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah mengenai regulasi bisnis berbasis sosial ini.

Ini Bukan Bisnis Biasa

Bisnis dengan berbasis sosial sebetulnya bukanlah bisnis biasa. Ini adalah salah satu pola bisnis yang luar biasa yang sejak lama sebetulnya telah dilakukan. Namun kemudian tergantikan oleh pola bisnis modern yang hanya fokus pada memperkaya kekayaan pemilik modal saja. Namun seiring dengan berjalannya waktu pola bisnis yang seperti itu mulai ditinggalkan dan kini kembali lagi pada pola bisnis dengan memperhatikan masyarakat sosial. Bahkan pola bisnis dengan basis sosial lah yang ternyata saat ini banyak dielu-elukan oleh banyak orang karena dianggap lebih berkeadilan dibandingkan pola sebelumnya.

Kemaslahatan Bagi Masyarakat

Peran penting dari bisnis dengan basis sosial ini adalah dimana bisa memberikan kemaslahatan dalam kehidupan masyarakat. Selain itu, hal ini juga bisa menjadi salah satu upaya atau cara untuk menciptakan kesejahteraan di masyarakat. Masyarakat tidak hanya sebagai pihak yang terdampak dengan adanya pabrik atau perusahaan lainnya di sekitar rumah mereka akan tetapi juga mendapatkan banyak manfaat dari perusahaan tersebut. Mereka seharusnya bisa mengambil manfaat dengan adanya perusahaan bukan malah sebaliknya.

Terciptanya Kesejahteraan

Tujuan akhir dari bisnis dengan berbasis sosial ini adalah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat sosial. Bukankah hal itu sudah diatur dalam pancasila? Ya, memang kesejahteraan menjadi salah satu sila dari pancasia yang menjadi dasar negara indonesia. Sebaiknya kita bisa membuat kebijakan dengan melakukan sesuatu yang bisa memberikan banyak manfaat yang berharga untuk masyarakat aksi sosial. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mencoba membuka dan tertarik pada bisnis dengan basis sosial yang kuat.